28 MAY 2019
MNC Bank Perkenalkan MNC SmartLoan
  • Share :

 

JAKARTA – PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) memperkenalkan MNC SmartLoan. Inovasi terbaru dari MNC Bank ini merupakan program khusus kredit untuk sektor Usaha Kecil Menengah (UKM). Perseroan menargetkan kredit UKM tahun ini bisa mencapai Rp400 miliar.
“MNC Bank melakukan inovasi guna memudahkan nasabah melakukan transaksi perbankan,” ujar Presiden Direktur MNC Bank Mahdan, di Jakarta, Selasa 28/5.
Menurut Mahdan, dengan berkembangnya sektor UKM, pengangguran akibat angkatan kerja yang tidak terserap menjadi berkurang. Selain itu, Pemerintah saat ini juga mendorong industri perbankan untuk mendukung pertumbuhan UKM dengan menyalurkan kredit kepada mereka.
Ke depan, diharapkan para pengusaha tidak lagi merasa sulit meraih permodalan dari bank. “Salah satu bisnis yang akan kami genjot untuk dapat mendongkrak pertumbuhan kinerja lending adalah Penyaluran kredit SME. Kenapa? karena sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia,” katanya.
Lalu kewajiban bunga dibayar setiap bulan berdasarkan dari pemakaian fasilitas pinjaman. Kemudian pokok Pinjaman dapat dibayarkan pada saat jatuh tempo waktu pinjaman atau dapat diperpanjang kembali. “Salah satu upaya kami untuk meningkatkan kinerja, adalah menghadirkan program pinjaman yang inovatif dan dapat menjawab isu serta kendala yang dihadapi para pelaku sektor UKM,” katanya.
Chief Officer MNC Bank Vincentia Djuniwati menambahkan bahwa MNC SmartLoan dihadirkan sebagai produk yang fleksibel, persyaratan mudah, proses cepat, dan plafon yang sesuai kebutuhan tepat sasaran. Beberapa keunggulan lainnya adalah, dapat memberikan kebutuhan modal kerja bagi calon debitur dengan maksimum pembiayaan sebesar 60% dari penilaian bank.
“Segmen yang kami sasar adalah UKM dengan plafon pinjaman maksimal Rp10 miliar dengan proses simpel. Pembayaran bunganya fleksibel sesuai kebutuhan minimal mereka. Tapi syaratnya mereka harus dua tahun beroperasi,” ujar Djuniwati.
Layanan pinjaman rekening koran yang diberikan, memudahkan debitur dalam mengatur kebutuhannya (cash flow). Kewajiban bunga dibayar setiap bulan berdasarkan dari pemakaian fasilitas pinjaman. Selain itu, pokok pinjaman dapat dibayarkan pada saat jatuh tempo waktu pinjaman atau dapat diperpanjang kembali. Djuniwati berharap dengan terjawabnya berbagai isu dan kendala dari sektor UKM tersebut, para pengusaha tidak lagi merasa sulit meraih permodalan dari bank.



Artikel ini telah tayang di mncupdate.com